Sebuah Kisah Klasik untuk Masa Depan

Kenangan campur-campur dari petualangan di dunia Mig33, facebook, friendster, secret admirer, dll.. 
Semoga kalian bahagia dengan hidupmu masing-masing.
Biarlah aku sendiri yang masih dirantai digelangi kenangan.
Kelak jika Tuhan mengijinkan kita bisa bertemu kembali dalam situasi dan keadaan yang berbeda, aku tetap ingin memelukmu, mengecup keningmu dan berbisik di telingamu; bojomu kok ra lumrah...















0 Response to "Sebuah Kisah Klasik untuk Masa Depan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel